Langkah Jitu Menjadikan Menulis sebagai Passion
Menulis untuk sebagian orang adalah kegiatan menyenangkan yang dapat menghasilkan sebuah karya. Menulis bukan hanya menuangkan perasaan kedalam tulisan, menulis juga sering dijadikan sebagai salah satu cara untuk mengingat hal - hal maupun kejadian - kejadian yang dianggap penting. Tak sedikit pula bagi sebagian orang, menulis merupakan sarana dalam mempresentasikan apa yang mereka fikirkan atau khayalkan. Dari berbagai alasan - alasan yang dikemukakan tersebut, bisa dipastikan kegiatan menulis yang dilakukan oleh para penulis didasarkan pada keinginan mereka sendiri. Mereka menjadikan aktifitas menulis sebagai sebuah passion.
Lalu bagaimana caranya kita bisa seperti para penulis, menjadikan menulis sebagai sebuah passion ? Mengambil ilmu dari narasumber hebat Bunda Sri Sugiastuti, M.Pd atau yang akrab disapa Bunda Kanjeng pada kelas belajar menulis nusantara gelombang 32 yang dilaksanakan Rabu, 21 Januari 2025 via grup whatsapp,
Beberapa alasan yang menjadikan menulis sebagai sebuah passion diantaranya :
- Kemampuan menulis dipandang sebuah indikator intelektualitas dan kematangan berfikir
- Profesi menulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial
Dua alasan diatas bisa menjadi pembakar semangat kita untuk menekuni dunia menulis. Kita juga bisa mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri sebagai pemantik mengapa kita menulis dan menjadikannya sebuah passion kita?
Masih mengambil pengalaman Bunda Kanjeng terkait alasannya menulis yaitu :
Mengapa kita menulis?
Menulis menunjukkan filsofis, nilai, visi dan misi hidup kita
Bagaimana cara kita menulis ?
Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan. Kita bisa memulai tulisan kita dari hal - hal kecil yang dekat dengan kita dan yang paling kita kuasai.
Kapan kita menulis?
Hari ini juga kita niatkan untuk membuat karya asli hasil buah pikir kita sendiri.
Setelah kita bisa meyakini diri sendiri untuk menulis serta dapat mengatasi ketakutan - ketakutan yang sering datangnya dari dalam diri sendiri seperti, merasa tidak bisa menulis, tidak memiliki waktu, tidak memiliki ide, bahkan takut untuk dikritik, tahap selanjutnya adalah menekuni langkah - langkah untuk menjadi penulis yang baik :
1. Membaca
Perbanyak membaca buku. Membaca banyak buku memperkaya perspektif dan bagus sebagai referensi kita dalam menulis. Dengan membaca berbagai jenis buku pada akhirnya dapat membentuk kita menjadi penulis dengan fokus pada tema tertentu.
2. Diskusi
Jangan takut untuk memperlihatkan tulisan kita kepada orang lain ataupun mengomentari tulisan orang lain. Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri.
3. Lihat dan Rasakan
Jadikan saat - saat kita bersama tulisan atau sebuah buku misalnya, adalah saatnya kita mencari tahu dengan baik apa isi buku tersebut dan coba baca dengan dirasakan. Ciptakan look dan feelnya.
4. Sosialisasikan
Sudah berapa banyak pengetahuan, pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap?
Lebih dalam lagi pembahasan mengenai persiapan kita sebelum melakukan kegiatan menulis adalah :
A. Menggali dan menemukan gagasan /ide
Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka. Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah brainstorming.
B. Menentukan tujuan, genre, dan segmen pembaca
Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan. Selain itu kita harus memastikan tulisan kita itu marketable.
C. Menentukan topik
Penentuan topik dilakukan setelah penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih dan siapa sasaran pembacanya.
D. Membuat outline
Outline disebut juga kerangka tulisan. Menulis outline cukup garis besarnya saja. Karakteristik outline diantaranya logis, kesetaraan struktur, kepaduan dan penekanan.
E. Mengumpulkan bahan materi/buku
Pada tahap ini penulis mulai mengumpulkan materi sesuai topik yang sudah ditentukan.
Demikian beberapa penjelasan yang dapat membentuk kita menjadi seorang penulis dan menjadikan nya sebagai passion. Diakhir materinya Bunda Kanjeng berpesan kepada para penulis pemula, menulis perlu kesabaran. Tulislah semampu kita, tidak harus sempurna dan jangan terlalu idealis. Semangat menulis.
Komentar
Posting Komentar